Tembok  Batas Kelurahan Baras Pasang Kayu Mamuju Utara Tewaskan Bocah Kelas 3 SD

INDONESIASATU.CO.ID:

MAMUJU UTARA -  Korban kecelakaan tembok batas kelurahan baras memakan korban jiwa di Pasang Kayu, Rabu tgl 25 okt 2017. Anak yang berumur 10 tahun yang duduk dikelas 3 SD ini menjadi korban tragedi robohnya tembok pembatas yang bertuliskan "Selamat Datang Kelurahan Baras" tepatnya di dekat papan nama  Objek Wisata Pantai Salukaili korban yang bernama Muh Putra yang akrab dipanggil Olleng ini meninggal dunia setelah tertimpa tembok batas kelurahan.

Korban saat itu lagi bermain disekitar tembok batas pada saat jelang magrib pada hari rabu kemaren, anak bernama "Olleng" ini tidak mengetahui kalau tembok batas  akan rubuh.

Shanti ibu korban yang lagi mandi pada saat itu mengetahui dari bosnya kalau anaknya dijatuhi tembok langsung bergegas dan dibantu warga sekitar mengeluarkan olleng dari jepitan tembok, olleng yang terjepit sudah mengeluarkan darah di hidung dan telinga yang diduga olleng meninggal ditempat.

Ibu korban bersama warga lalu melarikan olleng ke rumah sakit terdekat tapi dokter mengatakan sudah meninggal dunia.

Korban kini dibawah ambulance bersama ibunya Shanti kembali ke kampung halamannya di kabupaten Gowa kecamatan Sombaopu kelurahan Batangkaluku Rt 004 Rw 004. Shanti yang merantau bersama anaknya olleng pulang dengan duka yg mendalam.

Sementara itu nenek korban dengan saat ditemui di rumah duka (red)' iye saya lagi tunggu jenasahnya kasihan cucuku itu pergi sama mamanya merantau disana dan rencana olleng tiba jam 10 pagi ini paparnya sambil menangis.

Dilihat dari kontruksi pembangunan batas selamat datang kelurahan baras yang ada tepat di papan objek wisata salukaili mamuju utara ini memang tidak layak karena tdk menggunakan besi cor sebagai penopang berdirinya tembok yg diperkirakan tinggi 4 meter,  lebar 80 cm dan ketebalan 1 batu merah imi,  seharusnya ada andil pemerintah untuk korban tembok batas selamat datang kelurahan baras ini mana lagi Muhammad Putra atau Olleng semasa hidipnya dengan kebutuhan paspasan bersama ibunya.(haris)
 

  • Whatsapp

Berita Terkait

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita