Warga Transmigrasi Asal Pulau Jawa Resmi Jadi Warga Kabupaten Mamuju Tengah

INDONESIASATU.CO.ID:

MAMUJU TENGAH -Terhitung Januari 2019, warga transmigrasi asal DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng) yang bermukim di UPT Salu Andeang, Kecamatan Tobadak resmi menjadi warga Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Provinsi Sulbar.

Hal itu ditandai dengan diserahkanya 30 Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan 14 Kartu Keluarga (KK) oleh Pemerintah Kabupaten Mateng, yang diserahkan langsung oleh Danrem 142 tatag, di dampingi Bupati Mateng, H. Aras Tammauni, Karsem 142 tatag, Dandim 1418 Mamuju, Minggu (6/1/2019).

Penyerahan KTP dan KK untuk warga Transmigrasi UPT Salundeang yang di rangkaikan dengan silahturahmi dihadiri oleh Bupati Mateng, H. Aras Tammauni, Danrem 142 Tatag, Karsem 142 Tatag, Dandim 1418 Mamuju, Kasi Intel Rem. 142 Tatag, Kasi Ter. Rem. 142 Tatag, Kasi Ren. Rem. 142 Tatag, Kasi Ops Rem 142 Tatag, Kasi Pers Rem 142 Tatag, Pabung TNI Kodim 1418 Mamuju, Danramil Budong-budong, Kadis Dukcapil Mateng, Kadis Transmigrasi Mateng dan Kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Mateng, H. Aras Tammauni menyampaikan, Kabupaten Mamuju Tengah ini terbentuk tidak lepas dengan adanya Transmigrasi yang masuk didaerah ini, olehnya itu dia mengucapkan terimah kasih kepada seluruh warga transmigrasi yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah.

Dia menyampaikan, jika saat ini ingin ke pemukiman warga transmigrasi atau UPT Salundeang, dapat lewat darat meskipun masih dalam tahap pembenahan dan juga dapat lewat sungai menggunakan katinting (perahu). “Alhamdulillah, kita sudah dapat melihat jalan menuju UPT Salu Andeang begitupun dengan Salule’bo sudah kita kerjakan, jika tidak ada halangan bulan Juni sepeda motor maupun mobil sudah dapat kita parkir ditempat ini (UPT Salu Andeang),” ujar H. Aras.

H. Aras  juga meminta kepada warga transmigrasi, jika sudah berdomisili di Kabupaten Mateng, tolong lokasi yang diberikan oleh pemerintah agar dikelolah dengan baik sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai.

“Jika kita ingin jadi seorang petani maka bertanilah dengan baik, begitupun dengan seorang pengusaha, swasta dan Aparatur Sipil Negara, pada dasarnya apapun yang kita kerjakan dengan bersungguh-sungguh Insya Allah kita akan memetik hasilnya dikemudian hari,” ujarnya. “

Jika masyarakat kita berhasil maka berhasil pula pemerintahnya, jika hanya pemerintahnya saja yang berhasil sementara masyarakatnya melarat lebih baik mengundurkan diri dari pejabat,” tambahnya.

Sementara itu, Danrem 142 tatag, Kol. Inf. Taufik Shobri menyampaikan, dibeberapa tempat sudah berhasil untuk kegiatan transmigrasi khususnya di Mamuju Tengah dan dari unsur TNI membackup Full kegiatan-kegiatan seperti ini.

"Karna tugas pokok kami, salah satunya adalah melindungi semua warga negara untuk melangsungkan kehidupannya, sehingga tugas pokok pemerintah dalam rangka hal itu kami juga disampingnya, jika nanti ada sesuatu hal ketika melihat anggota kami silahkan ditanya jika ada apa-apa dan sampaikan pasti akan dibantu,” terang Danrem.

“Kita harus saling bekerja sama dan bekerja keras, tidak boleh satu dan yang lain saling iri, saling benci, tapi harus saling membantu, tidak ada permasalahan yang bisa diselesaikan dengan marah-marah dengan mengumpat dengan sesuatu yang tidak baik, tidak akan pernah selesai, bagaimana kita selesaikan, nenek moyang kita mengajarkan musyawara mupakat,” pungkasnya.

Sumber : Ysn Humas Mamuju tengah

Editor : Sirajuddin

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita